Emas Spot Turun 1% menjadi $4,992.84/Oz; Perak Spot Turun 2,3% menjadi $75,66/Oz

Harga emas turun pada hari Senin, tertekan oleh volume perdagangan yang tipis karena pasar AS dan Tiongkok tetap tutup karena hari libur lokal, sementara beberapa pedagang membukukan keuntungan setelah lonjakan 2,5% di sesi lalu.

Harga emas di pasar spot turun 1% menjadi $4,992.84 per ounce; perak spot turun 2,3% menjadi $75,66 per ounce.

“Emas telah mengembalikan sebagian kenaikan pasca IHK pada hari Jumat karena kondisi perdagangan yang lebih tipis dan kurangnya katalis kenaikan baru,” kata Tim Waterer, kepala analis KCM, mengacu pada data inflasi harga konsumen AS. Dia juga menunjuk pada aksi ambil untung pada hari itu.

Pasar AS tutup untuk libur Hari Presiden, sedangkan pasar di Tiongkok tutup untuk libur Tahun Baru Imlek.

IHK AS mawar 0,2% pada bulan Januari setelah kenaikan 0,3% yang tidak direvisi pada bulan Desember, Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Jumat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan CPI akan meningkat sebesar 0,3%.

Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Jumat bahwa suku bunga bisa turun, namun mencatat bahwa inflasi jasa tetap tinggi.

Pelaku pasar mengantisipasi bank sentral untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya pada tanggal 18 Maret. Namun, mereka memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 75 basis poin tahun ini, dengan penurunan suku bunga pertama diperkirakan terjadi pada bulan Juli, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.

Emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik di lingkungan dengan suku bunga rendah. JAM TANGAN FED

“Ini kemungkinan akan mengharuskan dolar untuk melanjutkan tren turunnya agar emas bisa mencapai $6.000 sebelum akhir tahun,” kata Waterer.

Di bidang geopolitik, militer AS juga demikian mempersiapkan mengenai kemungkinan operasi selama berminggu-minggu terhadap Iran jika Presiden Donald Trump mengizinkan serangan, kata dua pejabat AS kepada Reuters, yang bisa menjadi konflik yang jauh lebih serius daripada yang pernah terjadi sebelumnya antara kedua negara.

Source link

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Saham Investment Indonesia: Aman dan Cocok untuk Pemula

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca