Mengapa Alts Memerlukan Biaya Tinggi

Selama tiga dekade terakhir, kompresi biaya telah mengubah bentuk ekuitas dan pendapatan tetap, seiring dengan munculnya struktur reksa dana dan ETF yang transparan dan berbiaya rendah. Namun alternatif lain, bahkan dengan kendaraan yang sama, sebagian besar menolak tekanan serupa. Ketika diversifikasi menjadi lebih sulit dicapai, nilai keuntungan yang tidak berkorelasi dapat membantu menjelaskan alasannya.

Alternatif di sini mengacu pada reksa dana dan ETF yang menjalankan strategi seperti makro global, pengelolaan berjangka, arbitrase merger, dan pendekatan jangka panjang/pendek lainnya.

Data menggambarkan perbedaan ini. Pada tahun 1992, median reksa dana alternatif mengenakan 1,45% per tahun sebagai rasio biaya. Pada tahun 2024, mediannya meningkat menjadi 1,77%. Hal ini berbeda dengan tren penurunan biaya yang lebih luas di sebagian besar kategori dana lainnya.

Mengapa revolusi pengurangan biaya yang mengubah sebagian besar pengelolaan aset mengabaikan alternatif lain? Untuk mengeksplorasi hal ini, kami mempertimbangkan beberapa kemungkinan penjelasan, termasuk kinerja yang unggul, perubahan risiko sistematis, dan peningkatan pergerakan bersama antar indeks, yang masing-masing dapat menjadi alasan untuk mengenakan biaya yang lebih tinggi.

Bukti menunjukkan penjelasan yang lebih struktural: seiring dengan menurunnya diversifikasi global, keuntungan yang tidak berkorelasi semakin sulit ditemukan, sehingga memungkinkan adanya strategi alternatif untuk mempertahankan biaya yang lebih tinggi.

Gambar 1 menunjukkan rasio pengeluaran median untuk dana pendapatan tetap dan saham berkapitalisasi besar, baik indeks maupun aktif. Sebagaimana diilustrasikan oleh data, biaya untuk semua kategori ini telah menurun, sementara alternatif lain tetap tinggi, sehingga memperkuat sejauh mana alternatif tersebut menolak tren industri yang lebih luas.

Misalnya, dana pendapatan tetap aktif mengenakan rasio pengeluaran median sebesar 1,10% pada tahun 1992. Pada tahun 2024, median tersebut menurun menjadi 0,61%. Pada periode yang sama, biaya dana alternatif meningkat.

Source link

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Saham Investment Indonesia: Aman dan Cocok untuk Pemula

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca