Sistem kode saham di setiap bursa saham memiliki perbedaan tertentu. Kode saham di Bursa Amerika biasanya ditetapkan oleh perusahaan yang terdaftar dan memiliki identitas yang kuat. Kode saham tersebut bisa terdiri dari 2 atau 3 huruf, atau bisa juga terdiri dari 4 atau 5 huruf. Contohnya, kode saham Coca-Cola adalah KO, sedangkan Apple adalah AAPL.

Dalam perdagangan sehari-hari, Anda mungkin akan menemukan kode saham Bursa Amerika yang biasanya dilengkapi dengan huruf tambahan di belakangnya, seperti KO.N dan AAPL.O. Huruf N dan O ini menunjukkan tempat di mana saham tersebut terdaftar. N menunjukkan saham yang terdaftar di Bursa Saham New York, sedangkan O menunjukkan saham yang terdaftar di Bursa Saham Nasdaq.

Ada juga huruf tambahan yang jarang digunakan, yaitu huruf A, yang menunjukkan saham yang terdaftar di Bursa Efek Amerika.

Kedua: Satuan Perdagangan di Bursa Amerika

Berbeda dengan bursa saham di Tiongkok (A-share) dan Hong Kong (H-share), satuan perdagangan terkecil di Bursa Amerika adalah 1 lot saham. Ini berarti Anda dapat melakukan perdagangan dengan ratusan atau ribuan lot saham di Bursa Amerika, atau bahkan hanya dengan 2 atau 3 lot saham; ini tergantung pada jumlah dana yang Anda miliki.

Sebagai contoh, misalkan harga saham Amazon (AMZN.O) saat ini adalah $3380 per saham. Dilihat dari harganya, banyak investor mungkin merasa terlalu mahal dan tidak mampu membelinya. Namun, jika Anda menghabiskan $3380 untuk membeli satu lot saham, bahkan jika harganya hanya naik 10%, Anda masih bisa mendapatkan keuntungan sebesar $338.

Perusahaan seperti Amazon yang merupakan perusahaan terdaftar berkualitas tinggi telah mengalami kenaikan harga saham sebesar 70% dalam dua tahun terakhir. Oleh karena itu, di Bursa Amerika, bahkan jika Anda hanya membeli satu lot saham perusahaan berkualitas tinggi, masih bisa menguntungkan.

Ketiga: Jam Perdagangan di Bursa Amerika

Jam perdagangan di Bursa Amerika sangat panjang dibandingkan dengan bursa saham lainnya. Secara teori, jam perdagangan bisa mencapai lebih dari 16 jam karena ada waktu sebelum dan setelah jam perdagangan normal.

Jam perdagangan normal di Bursa Amerika biasanya berlangsung antara pukul 9:30 pagi hingga 4 sore waktu Eastern Time (ET), periode ini juga disebut sebagai “jam perdagangan tengah hari”. Namun, dengan adopsi teknologi baru dan peningkatan permintaan perdagangan, waktu perdagangan telah diperpanjang untuk mencakup periode yang disebut “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan”.

Perdagangan sebelum jam perdagangan berlangsung antara pukul 8 pagi hingga 9:30 pagi waktu Eastern Time (ET), tetapi dapat dimulai sejak pukul 4 pagi waktu Eastern Time (ET). Perdagangan setelah jam perdagangan dimulai setelah pukul 4 sore dan dapat berlangsung hingga pukul 8 malam waktu Eastern Time (ET).

Anda mungkin bertanya, apa perbedaan antara perdagangan “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan” dengan perdagangan “jam perdagangan tengah hari”?

Pertama, perdagangan “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan” juga dikenal sebagai perdagangan diluar jam normal, dan tidak semua perusahaan sekuritas mendukung perdagangan sebelum jam perdagangan dan setelah jam perdagangan. Aplikasi Tiger Trade adalah salah satu yang mendukungnya dan menyediakan data pasar sebelum jam perdagangan dan setelah jam perdagangan.

Kedua, perdagangan “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan” di Bursa Amerika adalah hasil dari pencocokan otomatis pesanan jual dan beli melalui jaringan komunikasi elektronik. Artinya, harga jual dan harga beli harus cocok. Karena mekanisme ini, perdagangan “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan” di Bursa Amerika tidak memiliki harga pasar.

Jika Anda memasukkan pesanan dengan harga pasar selama periode ini, pesanan tersebut hanya akan dieksekusi saat pembukaan pasar. Jika Anda belum memahami apa itu pesanan dengan harga pasar, Anda akan mempelajarinya dalam pelajaran selanjutnya.

Selain tidak ada pesanan dengan harga pasar, ciri khas dari perdagangan “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan” adalah likuiditas yang rendah, perbedaan harga, dan harga tidak dimasukkan ke dalam grafik kandil (k-line). Karena periode ini bukan merupakan waktu perdagangan normal, volume perdagangan saham cenderung kecil, sehingga mungkin tidak ada pembeli atau penjual, atau perbedaan harga yang terlalu besar antara pembeli dan penjual sehingga tidak dapat dieksekusi.

Di samping itu, terkadang harga transaksi selama periode “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan” dapat sangat berbeda dari harga normal, sehingga harga selama periode tersebut tidak termasuk dalam kandil (k-line), juga tidak termasuk dalam harga pembukaan dan harga penutup pada pukul 9:30-16:00 Eastern Time (ET).

Meskipun memiliki banyak kekurangan tersebut, mengapa waktu perdagangan diperpanjang?

Karena periode “sebelum jam perdagangan” dan “setelah jam perdagangan” merupakan waktu penting bagi pasar untuk menyerap berbagai informasi. Pengumuman resmi biasanya dilakukan selama periode “jam tengah hari” setelah penangguhan perdagangan. Pengumuman tersebut biasanya menyebabkan lonjakan atau penurunan harga saham secara tiba

Keempat: Batasan Kenaikan dan Penurunan Saham di Pasar Amerika.

Dalam perdagangan saham Amerika, tidak ada batasan kenaikan atau penurunan. Kita sering melihat saham-saham yang naik lebih dari 50% dalam sehari, dan tentu saja juga ada saham-saham yang turun lebih dari 50%. Banyak investor merasa senang berinvestasi di pasar saham Amerika, karena bisa melihat saham naik lebih dari 10% dalam sehari, bahkan seringkali saham naik lebih dari 20% selama musim laporan keuangan.

Namun, jika volatilitas saham terlalu tinggi, hal ini dapat memicu penangguhan perdagangan, yang dikenal sebagai “pembekuan” (circuit breaker). Fungsinya adalah untuk menginjak “rem darurat” saat pasar saham mengalami fluktuasi ekstrem, untuk mencegah investor melakukan transaksi emosional yang tidak rasional dan menghindari terjadinya kepanikan di pasar.

Sebagai contoh, pada Maret 2020, menghadapi pandemi COVID-19 yang terus menyebar, pasar saham Amerika mengalami empat kali pembekuan selama periode tersebut.

Perlu diingat, pembekuan pasar terjadi ketika Indeks S&P 500 turun 7% (pembekuan level 1), turun 13% (pembekuan level 2), atau turun 20% (pembekuan level 3). Jika terjadi pembekuan level 1 atau 2, perdagangan akan dihentikan selama 15 menit, tetapi jika terjadi pembekuan level 3, perdagangan akan dihentikan hingga hari perdagangan berikutnya.

Selain pembekuan pasar secara keseluruhan, saham-saham individual juga dapat memicu penangguhan perdagangan. Pembekuan saham individu terbagi menjadi dua jenis, yaitu penangguhan paksa non-regulasi dan penangguhan paksa regulasi. Misalnya: jika perusahaan mengumumkan peristiwa penting atau jika saham mengalami kenaikan atau penurunan lebih dari 10% dalam 5 menit, hal tersebut dapat memicu penangguhan perdagangan. Namun, penangguhan semacam ini biasanya tidak berlangsung terlalu lama, hanya beberapa menit atau lebih. Tujuannya juga adalah memberikan waktu bagi investor untuk mencerna dan menyerap informasi, serta menghindari fluktuasi ekstrem pada saham.

Namun, jika SEC (Securities and Exchange Commission) memaksa penangguhan perdagangan saham, hal ini sangat tergantung pada situasi spesifik.